CAHAYA PARA WANITA

Para suami dan isteri  semakin tidak sanggup untuk saling menanggung pasangannya. Di masa lalu keadaannya tidak seperti ini. Cinta yang mereka miliki memberi mereka cahaya, dan wajah mereka semakin bersinar setiap  hari. Karena ibadah mereka kepada Allah membuat  para pria dan wanita tersebut dipakaikan pakaian cahaya, kecantikan dan cinta.

Saat ini orang-orang tidak tertarik untuk beribadah kepada Allah. Mereka melalaikan hal tersebut. Sebagai hukumannya, mereka saling merasa bahwa pasangannya tidak menarik (jelek). Mereka hanya mengandalkan kecantikan lahiriah (fisik) yang mirip dengan kecantikan boneka maneqin di etalase toko.

Menyerupai pria dan wanita, memakai pakaian, tapi tak memiliki rasa. Tapi  bila seseorang  dipakaikan dengan keindahan surgawi, sebagai berkah dari Allah swt, maka tak akan pernah kehilangan kecantikannya walaupun sudah mencapai usia 90 atau 100 tahun. Tidak akan pernah berubah, karena mereka selalu diberi pakaian surgawi !

Para Rasul dengan pengetahuan surgawinya berkata : “Jika seseorang  ingin kelihatan cantik atau dipakaikan pakaian kecantikan pada mereka, mereka harus berusaha bangun tengah malam dan subuh ?E Karena pada waktu-waktu tersebutlah  cahaya terang spiritual muncul dan dipakaikan pada orang-orang.

Dan ibadah tengah malam dan subuh mereka akan tampak pada wajahnya. Allah menganugerahkan pada  mereka cahaya yang terang dan cinta. Siapapun yang menginginkannya , dapat memohon pada Alah pada waktu-waktu tersebut. Allah swt akan mengirimkan malaikat-malaikat dengan cahaya dan  pakaian surgawi. Ia akan memakaikan para hambanya yang beribadah padaNya di bumi,  yang melakukan salat dan memuliakanNya  Namun orang-orang sudah melupakan hal ini dan berusaha keras mempercantik wajah dan tubuhnya dengan kosmetik ( menghamburkan jutaan dolar dan Euros ). Membuat bibir mereka tampak seperti bibir keledai ! Mereka berusaha membuat diri mereka lebih muda.

Para remaja  tidak berkata bahwa Allah yang memberikan mereka kecantikan, tapi mereka minta untuk memakai kosmetik agar tampak cantik, dan tak akan bisa! Selama para pria diizinkan  memandang wanita, mereka akan mengambil kecantikan dari wajah dan tubuh wanita. Maka para wanita yang berjilbab dan berpakaian  menutup aurat , wajah dan tubuhnya akan tetap segar dan cantik, tanpa kosmetik !

Mereka tidak mengerti  sumber utama kecantikan itu berasal dari mana.  Mereka bertanya kenapa wanita Muslim memakai jilbab. Itu gunanya untuk menjaga kecantikan mereka !  Tapi para wanita sekarang terlalu bodoh! Wanita yang cerdas tidak akan menyia-nyiakan kecantikannya. Zaman dahulu,  para wanita menjaga wajah dan tubuh mereka agar tidak disentuh oleh seseorang yang tidak halal  untuk mereka.

Orang-orang yang mengikuti setan dan ajarannya, akan jatuh dalam kesulitan yang merusak spiritual dan fisik manusia. Di masa lalu, spiritual terpelihara  jika fisik dijaga. Sehingga semakin banyak kebahagiaan dan kecantikan dianugerahkan pada mereka.

Sekarang para wanita ingin membuka dan memamerkan kecantikan mereka. Tapi mereka tak akan berhasil, karena kecantikan mereka akan cepat memudar !   Terutama para wanita yang bekerja dengan pria. Pandangan para pria tersebut membawa efek  buruk bagi mereka dan  mereka cepat menjadi tua. Kecantikan  para wanita yang bekerja dengan pria  akan rusak. Keindahan dan kondisi tubuh mereka  menurun dengan pesat.

Sekarang  ini  banyak sekali wanita yang mengeluh sakit. Misalnya mereka mengatakan terkena kanker. Dan saya bertanya berapa usianya, dan mereka mengatakan, 25 tahun ! Bagaimana bisa begitu ? Terutama para gadis yang masuk universitas dan selalu  dekat dengan pasangannyanya. Saat  mereka lulus, kondisi fisik mereka sudah turun. Mereka menunda pernikahan, dan menghabiskan waktu mereka di universitas, belajar untuk mendapat ijazah yang tidak ada manfaatnya ! Cara yang salah untuk manusia, karena mereka mengikuti ajaran setan ! Dan sekarang  negara-negara membuat peraturan bahwa pria dan wanita adalah setara.

Jika kita setara, semua pria harus menjadi wanita ! Itu adalah setara. Allah menciptakan pria sebagai pria dan wanita sebagai wanita. Bagaimana orang bisa mengatakan bahwa pria dan wanita setara ? Kebodohan apa ini ?! Sampai saat ini mereka membuat kesulitan bagi berbagai bangsa. Tapi mereka tak akan berhasil.

————-
Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani
Dari buku  A Taste of Reality

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s