Kelebihan dan Kekurangan Level RAID 0 dan 1

raidRAID (Redundant Arrays of Inexpensive/ Independent Disks) adalah sekumpulan harddisk yang (umumnya) tidak mahal dan dibentuk menjadi suatu tempat penyimpanan yang memiliki kinerja ataupun keandalan yang lebih baik.

tempat penyimpanan yang dibentuk ini terlihat oleh system seolah-olah sebagai sebuah harddisk dan bukannya beberapa harddisk. RAID ini menarik untuk digunakan berhubung menawarkan kinerja lebih baik dengan harga yang lebih terjangkau dan/atau juga menawarkan keamanan dari hilangnya data yang lebih baik. Kinerja, keamanan, ataupun kinerja dan keamanan yang lebih baik ini akan diperoleh sesuai dengan level dari RAID yang digunakan. Saat ini sebagian chipset terbaru Intel telah mengintegrasikan Serial ATA RAID, tepatnya pada southbridge ICH5R. Kelihatannya Intel menilai bahwa kinerja dari sistem Pentium-4 terbaru yang tinggi telah membutuhkan penggunaan RAID. Ada banyak level dari RAID, tetapi dua yang cukup populer adalah RAID 0 dan RAID 1.

RAID 0

RAID 0 ataupun sering disebut dengan striping adalah level RAID di mana data itu dibagi-bagi ada beberapa harddisk yang digunakan. RAID 0 ini membutuhkan setidaknya 2 buah harddisk. Karena data yang mau ditulis ataupun mau diambil tersebut terbagi-bagi, maka idealnya masing-masing bagian bisa ditulis atau diambil ke atau dari masingmasing harddisk secara bersamaan sehingga akan menaikkan kinerja. Semakin banyak harddisk yang digunakan, kinerja RAID 0 ini seharusnya semakin baik. Sayangnya RAID 0 ini tidak menawarkan keamanan yang lebih baik terhadap kemungkinan hilangnya data. Keamanan dari kemungkinan hilangnya data malah lebih buruk dari penggunaan sebuah harddisk saja. Misalnya data A terbagi secara merata pada 4 buah harddisk yang digunakan. Keempat komponen dari data A tersebut adalah A1, A2, A3, dan A4. Apabila salah satu dari A1, A2, A3, dan A4 tersebut ada yang hilang, maka data A tidak bisa disusun ulang. Semakin banyak harddisk yang digunakan, secara teori, kemungkinan akan ada harddisk yang rusak semakin besar.

RAID 1

Level RAID lain yang cukup populer adalah RAID 1. RAID 1 atau sering disebut dengan mirroring adalah level RAID di mana keseluruhan data tersebut dituliskan pada 2 atau lebih harddisk. Jadi keseluruhan data tersebut tersedia pada setiap harddisk yang digunakan. Bila harddisk yang digunakan adalah 4 seperti pada contoh di atas, maka keempat harddisk tersebut memiliki data yang sama. Apabila ada salah satu yang rusak, masih ada 3 harddisk lain yang memiliki data yang diinginkan. RAID 1 ini menawarkan tingkat keamanan terhadap kemungkinan hilangnya data yang lebih baik dari penggunaan sebuah harddisk. Sayangnya RAID 1 ini secara teori tidak menawarkan kinerja yang lebih baik, bahkan menaikkan biaya yang diperlukan untuk menyimpan suatu data. Ini disebabkan karena ukuran tempat penyimpanan yang tersedia tidak merupakan jumlah dari seluruh kapasitas harddisk yang digunakan. Bila pada RAID 0 menggunakan 4 buah harddisk dengan kapasitas masing-masing sebesar 80GB akan menghasilkan tempat penyimpanan sebesar 320GB, maka pada RAID 1 penggunaan keempat harddisk tersebut hanya akan menghasilkan tempat penyimpanan sebesar 80GB saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s